BOGOR – Hari lahir (Harlah) Komite Nasional Pemuda Indonesia ke-53 pada 23 Juli 2026, menjadi momentum spesial bagi pengurus kecamatan. Sebab secara bersamaan 40 PK KNPI resmi dikukuhkan dan dilantik masa bakti 2026-2028 oleh DPD KNPI Kabupaten Bogor.
Prosesi pengukuhan dan pelantikan dilaksanakan di Gedung Tegar Beriman, Komplek Pemkab Bogor, Kecamatan Cibinong.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, Kepala Dispora, sejumlah mantan ketua DPD KNPI, unsur OKP, dan lainnya.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, menyampaikan rasa harunya atas penyelenggaraan pelantikan ini. Dia mengaku tidak menyangka acara ini berlangsung meriah dan sukses.
Dalam kesempatan ini, Wahyudi juga menyampaikan pesannya bahwa pengurus KNPI kecamatan jangan pernah menyerah dan mundur di tengah dinamika yang terjadi saat ini.
Dengan tegas, Wahyudi, bahkan akan berada di garda terdepan untuk menjaga marwah dan kehormatan KNPI Kabupaten Bogor.
“Walaupun harus berdarah-darah, telungkup, saya akan pasang badan menjaga martabar dan kehormatan KNPI,” tegas dia.
Menurut Wahyudi, DPD KNPI Kabupaten Bogor, yang dipimpinnya tetap menegang teguh aturan AD/ART organisasi kepemudaan ini.
Dalam kesempatan ini, Wahyudi juga menitipkan para pengurus PK kecamatan yang baru dilantik ini kepada camat, agar bisa bersinergi.
Sebab, kata Wahyudi, KNPI merupakan garda terdepan dalam pembangunan di Kabupaten Bogor, khususnya pemuda.
Menurut Wahyudi, PK harus bersinergi dengan pemerintah kecamatan. Camat harus menjadikan para pemimpin KNPI ini sebagai anak dan adik asuh. jadi anak-anak dan adik-adik asuh camat.
“Setelah pelantikan, PK KNPI harus gaspol, kembangkan dan majukan pemuda di wilayah masing-masing,” tegas Wahyudi.
Wahyudi juga menuturkan, pelantikan yang dilakukan serentak ini merupakan bagian dari komitmen organisasinya memperkuat kaderisasi pemuda di Kabupaten Bogor.
“Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus melahirkan kader-kader muda yang siap mengabdi kepada masyarakat dan daerah,” tukasnya. ONE












