BOGOR – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sangat identik dengan pengusaha jasa konstruksi, contohnya di Kabupaten Bogor. Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Sintha Dec Checawaty berlatar belakang seorang kontraktor.
Pintu tradisi tersebut berusaha didobrak oleh Ridwan Rusliadi, seorang pengusaha yang bergerak dibidang ekspor dan impor mulai dari kendaraan, onderdil dan sparepart kendaraan, elektronik, serta lainnya.
Ridwan Rusliadi mengatakan, selama ini ketua Kadin didominasi oleh kontraktor. Kehadiran dirinya ingin memberikan warna baru dan move on para pengusaha lintas sektoril.
“Selama ini mungkin yang seperti diketahui kebanyakan kan mungkin dari kontraktor-kontraktor (figur ketuanya). Saya ingin memberi warna baru ya, sekarang giliran asosiasi yang lain dulu supaya tidak monoton di satu bidang saja,” ujar Ridwan Rusliadi usai deklarasi sebagai calon Ketua Kadin Kabupaten Bogor periode 2026-2031.
Menurutnya, Kadin skalanya luas. Namanya dagang apapun bisa diperdagangman, kemudian industri juga sama. Terdapat industri kreatif maupun industri apapun. “Mudah-mudahan dengan kehadiran saya nanti sebagai ketua bisa menjembatani keinginan para asosiasi,” tandasnya.
Ridwan Rusliadi mengaku bergairah maju mencalonkan diri sebagai Ketua Kadin Kabupaten Bogor karena mendapat dukungan dari sejumlah asosiasi, seperti BPC PHRI Kabupaten Bogor, IWAPI Kabupaten Bogor, Gabpeknas, Akbarindo, Dewan Pimpinan Cabang Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (DPC PPJI) Kabupaten Bogor, Hiswana Migas, dan lainnya.
“Mereka mendorong nurani saya untuk maju menjadi calon ketua karena saya dianggap tidak dalam polemik yang terjadi di tubuh Kadin Kabupaten Bogor, dan murni sebagai pengusaha. Mereka juga menyampaikan apa yang selama ini merasa tidak terwakilkan di Kadin Kabupaten Bogor,” bebernya.
Brehom, sapaan karib Ridwan Rusliadi menambahkan, jika nanti terpilih sebagai Ketua Kadin Kabupaten Bogor akan melakukan sejumlah pembenahan.
“Jika terpilih nanti jadi Ketua Kadin Kabupaten Bogor, maka yang akan saya lakukan sederhana. Membenahi yang belum rapi. Kadin yang selama ini mungkin agak kurang baik karena kondisi politik. Misal kemarin ada dualisme dan lain-lain, kita benahi dulu, sehingga orang akan nyaman di rumah kadin dan para pengusaha menjadi merasa punya rumah untuk berkumpul, berkolaborasi, dan lain-lain,” ucapnya.
Musyarawah Kabupaten (Mukab) IX Kadin Kabupaten Bogor dengan agenda memilih ketua periode 2026-2031 akan digelar 1 September mendatang. Pendaftaran dibuka 31 Juli hingga 21 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB.
Tiga calon telah resmi mendaftarkan diri, yaitu Hilal Firmansyah, Ridwan Rusliadi, dan Sulhajji Jompa. ONE






