BOGOR – Hadirnya Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Bogor membuka asa bagi anak-anak dengan latar belakang kurang mampu di Bumi Tegar Beriman untuk menatap masa depan.
Kepala Desa Cibedug, Kecamatan Ciawi, Deni Setiawan mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan partisipasi anak sekolah dari mulai tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), bahkan hingga perguruan tinggi bagi semua kalangan masyarakat.
Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bentuk kepedulian Presiden Prabowo Subianto terhadap masa depan pendidikan anak-anak, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Pendidikan merupakan investasi sumber daya manusia (SDM) untuk masa depan. Tentunya kami sangat mengapresiasi,” ujarnya.
Deni Setiawan menjelaskan, jumlah anak yang bersekolah di Sekolah Rakyat dari Desa Cibedug, terus bertambah setiap tahunnya Pada tahun ajar 2025/2026 berjumlah 4 anak, dan saat ini sudah naik kelas 2 jenjang SMA di Sekolah Rakyat Cimahi.
“Di tahun ajaran pendidikan 2026/2027 jumlahnya meningkat. Untuk yang di Sekolah Rakyat Jasinga sekitar 9 siswa terdiri dari 5 tingkat SMP dan 4 jenjang SMA. Kemudian sebanyak 16 anak masuk Sekolah Rakyat Rintisan BNN Lido Cigombong, dimana paling banyak masuk jenjang SMP,” beber Kades Cibedug.
Deni Setiawan pun berpesan kepada para siswa yang akan masuk sekolah untuk belajar dengan sungguh-sungguh selama menimba ilmu. “Tak luput juga kita tekankan pada mereka untuk menjaga kesehatan, nama baik sendiri maupun keluarga, desa, kecamatan, serta Kabupaten Bogor,” ucapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Ciawi, Denny Kuswara memberikan motivasi serta doa agar seluruh siswa dapat mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik daerah, dan kelak menjadi generasi yang cerdas, mandiri, serta berakhlak mulia.
“Semoga langkah ini menjadi awal yang baik dalam mewujudkan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Desa Cibedug dan membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta Kecamatan Ciawi,” kata dia. ONE









