Puluhan Siswa di Kabupaten Bogor Tumbang Keracunan MBG

SPPG Dramaga Ciherang 02 Ditutup Sementara

BOGOR – Puluhan siswa dan guru Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, keracunan masal diduga setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusi oleh Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Dramaga Ciherang 02.

Korban merupakan siswa dari sejumlah sekolah, yakni SDN Ciherang 01, SDN Ciherang 02, SDIT Darul Hijri, termasuk Posyandu.

Total korban sebanyak 29 orang diduga mengalami keracunan makanan, pada Kamis (6/8/2026), terdiri dari 25 orang pasien lama dan 4 pasien baru yang masuk sejak Jumat (7/8/2026) pukul 07.30 WIB.

Sebanyak 9 pasien direncanakan dapat pulang pada pagi hari setelah kondisi kesehatan membaik.

Bupati Bogor Rudy Susmanto telah mengambil sikap tegas atas insiden keracunan massal ini dengan menyetop sementara operasional SPPG Dramaga Ciherang 02 sampai hasil uji lab yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor keluar.

“Sudah kita sampaikan ke Badan Gizi Nasional atau BGN. Sampai dengan hasil lab keluar, kami minta pelayanan ke penerima manfaat berhenti sementara,” tegasnya.

Bupati Rudy Susmanto  mendatangi Puskesmas Dramaga, pada Jumat dini hari, untuk memastikan kondisi korvan yang diduga mengalami keracunan makanan program MBG.

Dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor bertanggung jawab penuh terhadap pelayanan kesehatan bagi seluruh warga yang terdampak. Karena itu, seluruh biaya pengobatan bagi warga yang diduga mengalami keracunan dipastikan ditanggung oleh Pemkab Bogor.

Pemkab Bogor juga terus memantau perkembangan kondisi seluruh pasien dan memastikan setiap warga yang menjalani perawatan memperoleh layanan kesehatan terbaik hingga dinyatakan pulih.

“Untuk pengobatan bagi yang terduga keracunan, semua ditanggung oleh Pemkab Bogor. Tentunya kami berikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” tegas Rudy Susmanto.

Selain memastikan pelayanan kesehatan berjalan maksimal, Pemkab Bogor juga bergerak cepat melakukan langkah-langkah investigasi guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. Sampel makanan telah diambil untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolsek Dramaga Iptu Agrifinus M. Zalukhu mengungkapkan, para korban mengalami sejumlah gejala seperti muntah, mual, diare, sakit perut, hingga sakit kepala setelah mengkonsumi makanan program MBG yang didistribusi SPPG Dramaga Ciherang 02.

Adapun menu makanan yang disajikan antara lain,nasi putih,telur balado, tempe goreng, tumis wortel, jagung, brokoli, dan buah anggur. “Penyebab pasti keracunan tersebut masih dalam penyelidikan,” ucapnya. ONE