BOGOR – Pilot asal Cina dan Malaysia mendominasi Nusantara Sky 1st Series Accuracy Paragliding Competition yang berlangsung di Puncak Flaying Site, Gunung Mas, Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, 13-17 Oktober 2026.
Cina menempati peringkat satu untuk kategori junior baik putra maupun putri, sedangkan Malaysia menjuarai kelas senior (putra dan putri). Sementara untuk kategori lainnya dimenangkan oleh atlet dari Kabupaten Bogor dan Jawa Timur.
Ketua panitia, Makmur Efendi mengatakan, Nusantara Sky 1st Series Accuracy Paragliding Competition diikuti 148 peserta. Selain dari Kabupaten Bogor dan Kota Bogor, kejuaraan ini juga diikuti pilot dari sejumlah provinsi di Indonesia, termasuk Malaysia dan Cina.
“Nusantara Sky 1st Series Accuracy Paragliding Competition sangat kompetitif. Bahkan nilai antara juara pertama, dua, tiga dan tidak juara sangat tipis selisihnya,” ujarnya.
Diakui Makmur Efendi, dari hari pertama perlombaan dimulai yakni pada Rabu (14/10), terkendala angin yang menyebabkan pilot kesulitan terbang. Namun pada hari berikutnya cuaca sangat bagus dan angin mendukung.
“Hari pertama hanya beberapa pilot saja bisa terbang, kemudian di hari ini (terakhir) sejak lomba dimulai pagi hingga siang hanya beberapa pilot yang bisa terbang. Tapi setelah di atas jam 12 cuaca sangat mendukung dan angin juga demikian,” terangnya.
Mang Uca, sapaan akrabnya, bersyukur Nusantara Sky 1st Series Accuracy Paragliding Competition berjalan sukses dan lancar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP mengapresiasi event yang baru perdana dihelat tersebut.
“Kejuaraan Open Nusantara Sky 1st Series Accuracy Paragliding Competition 2026, tentunya akan berdampak terhadap peningkatan kualitas para atlet atau penerbang bagi masing masing provinsi. Selain itu, tentunya bakal berdampak positif pada ekonomi masyarakat lokal, khususnya pelaku UMKM yang ada di sekitar venue,” ujarnya.
Asnan AP juga meminta Pengurus Cabang Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia agau PGPI Kabupaten Bogor untuk menggelar event berskala nasional bertitel Piala Bupati Bogor.
“Kita menantang pelaksana kegiatan, serta Pengcab PGPI Kabupaten Bogor, untuk membuat event yang lebih besar dengan memperebutkan Piala Bupati Bogor,” ucapnya
Pemkab Bogor, Asnan AP melanjutkan, tentunya akan mendukung penuh kegiatan kegiatan postif yang bisa berdampak pada perkembangan para atlet, selain itu juga berdampak pada sektor kepariwisataan. ONE











