BOGOR – Empat pejabat bersaing untuk mengisi kursi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor.
Dari keempatnya, tiga orang merupakan pejabat aktif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, yakni Achmad Wildan yang sekarang menjadi Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPKAD, Rona Rositawati, Kepala Bidang Perbendaharaan BPKAD, dan Irawan Susanto Sekretaris Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda).
Sementara satu peserta lainnya adalah Aris Dwi Subiantoro merupakan pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang saat ini menjabat sebagai Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Jabar.
Secara keseluruhan, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) menyediakan lima formasi melalui proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.
Kelima formasi eselon II yang dilelang, antara lain Kepala BPKAD, Asisten Administrasi Umum, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud), dan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan).
Hasil seleksi administrasi, sebanyak 16 pejabat administrator (eselon III) dinyatakan lulus dan berlanjut mengikuti tahapan uji kompetensi dan penulisan makalah yang dijadwalkan berlangsung 12 dan 13 Agustus 2026 di Hotel Horison Ultima Sayaga Cibinong.
Mereka yakni, Achmad Wildan (Sekretaris BPKAD), Rona Rositawati (Kabid Perbendaharaan BPKAD), Aris Dwi Subiantoro (Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Jabar), Dede Armansyah (Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup), dan Kurnia Indra (Camat Gunung Putri).
Kemudian Agung Surachman Ali (Camat Cibungbulang), Riny Kusumawati (Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan), dan Santoso (Camat Jasinga), Gantara Lenggana (Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum), Endah Nurmayati (Kabag SDA Setda), serta Irawan Susanto (Sekretaris Bappenda).
Lalu Lestia Irmawati (Sekretaris Disnakan), Tommy Hendrix (Peneliti Ahli Madya Bapperida), Trian Turangga (Sekretaris Dinas Sosial), Susi Hastuti (Kabag Organisasi Setda), dan Titi Sugiarti (Sekretaris Bapperida).
Namun yang menarik, jabatan Kepala Disnakan yang paling diminati. Tercatat ada 9 pejabat yang bersaing, di antaranya Agung Surachman Ali (Camat Cibungbulang), Riny Kusumawati (Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan), dan Santoso (Camat Jasinga), Gantara Lenggana (Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum).
Lalu Endah Nurmayati (Kabag SDA Setda), Irawan Susanto (Sekretaris Bappenda), Lestia Irmawati (Sekretaris Disnakan), Tommy Hendrix (Peneliti Ahli Madya Bapperida), serta Trian Turangga (Sekretaris Dinas Sosial).
Berikutnya, posisi kedua jabatan yang paling diminati yaitu Asisten Administrasi Umum Setda. Agung Surachman Ali, Gantara Lenggana, Irawan Susanto, Susi Hastuti, dan Trian Turangga memperebutkan posisi ini.
Selanjutnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan, diminati Trian Turangga, Gantara Lenggana, Dede Armansyah, dan Agung Surachman Ali. Dan terakhir, Riny Kusumawati, Santoso, Kurnia Indra, dan Titi Sugiarti bersaing untuk mendapatkan kursi Kepala Disbud.
Sebagaimana diketahui, Pemkab Bogor membuka kesempatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti Seleksi Terbuka Pengisian JPT Pratama.
Pendaftaran seleksi dibuka mulai 20 Juli hingga 3 Agustus 2026 melalui portal asnkarier.bkn.go.id. Seluruh proses seleksi dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan mengacu pada Pengumuman Nomor 001/PANSEL-II/KAB.BOGOR/2026.
Adapun jabatan yang dibuka dalam seleksi terbuka ini meliputi Asisten Administrasi Umum, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud), serta Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan).
Semula termasuk Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, namun dibatalkan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, pelaksanaan seleksi terbuka ini merupakan bagian dari transformasi kepegawaian untuk menghadirkan ASN yang kompeten, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
“Proses seleksi dilakukan secara transparan dan objektif dengan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh ASN yang memiliki potensi, kompetensi, dan dedikasi untuk berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Bogor,” sebutnya.
Bupati Rudy Susmanto berharap pejabat yang nantinya terpilih mampu membawa semangat perubahan, meningkatkan kinerja organisasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
“Kita ingin mencari putra-putri terbaik melalui proses yang transparan dan objektif. Saya melihat banyak ASN yang memiliki potensi. Melalui seleksi terbuka ini, kami ingin memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh ASN,” tegasnya. ONE











