BOGOR – Angka backlog perumahan atau kekurangan jumlah rumah layak huni di Kabupaten Bogor masih sangat tinggi.
Jumlahnya mencapai 746.000 unit rumah tidak layak huni (RTLH), sehingga pada tahun ini Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menambah jumlah kuota Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) hingga berlipat-lipat.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan, Kabupaten Bogor merupakan daerah dengan penduduk terbesar di Indonesia, mencapai 5,76 juta jiwa.
Hasil evaluasi, terdapat sekitar 746.000 unit RTLH sehingga untuk penanganannya diperlukan percepatan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.
“Blacklog yang tidak punya, yang RTLH di Kabupaten Bogor sebanyak 746.000 unit, masih sangat besar sekali,” ujar Menteri Maurarar Sirait pada wartawan usai menerima Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Untuk itu, ia melanjutkan, Kementerian PKP menambah kuota bantuan bedah rumah melalui program Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Bogor pada 2026. “Jumlah bantuan bedah rumah di Kabupaten Bogor meningkat signifikan dari 1.346 unit pada 2025 menjadi sedikitnya 6.396 unit pada tahun ini,” dia menjelaskan.
Maurarat Sirait menegaskan, peningkatan alokasi tersebut menunjukkan komitmen pemerintah mempercepat pengurangan rumah tidak layak huni, sekaligus mendorong pemerataan akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan aman.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan, PemkabĀ Bogor terus melakukan berbagai upaya untuk menuntaskan persoalan RTLH secara bertahap.
Melalui dukungan APBD Kabupaten Bogor, pemerintah daerah mengalokasikan program renovasi sekitar 2.750 rumah tidak layak huni setiap tahun, yang telah berjalan mulai tahun 2025 dan akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.
Namun, untuk mempercepat penanganan RTLH yang masih, kolaborasi dengan Pemerintah Pusat menjadi langkah strategis untuk mempercepat terwujudnya hunian yang lebih baik bagi masyarakat.
“Kini Pemkab Bogor mendapat dukungan dari Kementerian PKP melalui program BSPS, sehingga percepatan penanganan 6.500 unit RTLH di Kabupaten Bogor semakin diperkuat,” katanya. ONE






