Hanura Kabupaten Bogor Ditarget Satu Kursi di Tiap Dapil

BOGOR – Daulat Harahap ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Bogor masa jabat 2026-2031 dalam agenda musyawarah cabang atau muscB yang digelar di Horison Ultima Sayaga Cibinong, Rabu, 22 Juli 2026.

Dia menggantikan ketua sebelumnya, Daen Nuhdiana yang mengundurkan diri.

Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bogor, menyatakan kesiapannya membawa kembali partainya ke masa kejayaan.

“Saya akan bekerja keras untuk membesarkan Partai Hanura di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Diakui Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor ini, perlu kerja ekstra keras agar Partai Hanura bisa mengulang sejarah seperti pada dua edisi pemilihan legislatif sebelumnya.

Untuk itu, dalam dua bulan ke depan dirinya akan melakukan konsolidasi ke tingkat pengurus anak cabang yang saat ini sudah terbentuk 26 PAC dan ranting.

‎”Seperti semangat logo Hanura saat ini yakni singa. Target saya dua bulan ini fokus pada konsolidasi ke wilayah-wilayah. Mengingat PAC dan Ranting tersebut, kepanjangan tangan dari DPC dalam menjalankan target menuju Hanura lebih besar, terlebih pada Pileg 2029 mendatang,” tegasnya

Sementara itu, Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat Dian Rahadian, mengatakan bahwa pelaksanaan muscab ini merupakan amanat AD/ART partai, sekaligus untuk menyusun struktur kepengurusan.

Dalam muscab ini juga, dilakukan pemilihan ketua baru, yang berdasarkan kesepakatan Daulat Harahap ditetapkan sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bogor.

“Telah disepakati dalam muscab, Daulat Harahap Ketua DPC Hanura Kabupaten Bogor,” katanya

Dian juga menyampaikan, ketua baru harus segera dan fokus pada penyusunan struktur organisasi partai untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

“Penyusunan struktur organisasi ini mulai dari DPC, PAC hingga ranting. Apalah artinya partai atau organisasi kalau tidak memiliki jejaring di tingkat bawah,” kata dia.

Dian juga menyampaikan, DPC Hanura Kabupaten Bogor, harus bisa memenuhi target raihan kursi DPRD, yang dalam muscab tersebut disepakati 6 kursi, atau 1 kursi setiap dapil yang ada.

“Sebelumnya (2019), Hanura Kabupaten Bogor bisa meraih 3 kursi. Di pemilu 2029, harus 6 kursi sesuai target yang telah ditetapkan di muscab,” tukasnya. ONE